Masyarakat Dumai, Rohil dan Bengkalis Bisa Nikmati Air SPAM Durolis Tahun 2022

- 16 Oktober 2020, 14:41 WIB
Penandatanganan Kontrak Pekerjaan JDU SPAM Regional Durolis Riau /

FIXRIAUPESISIR.COM - Masyarakat daerah pesisir yang berada di Kota Dumai, Kabupaten Rokan Hilir dan Bengkalis akan bisa menikmati air bersih dari proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Dumai, Rohil, Bengkalis (Durolis).

"Kalau jaringan ini sudah selesai banyak yang bisa dimanfaatkan masyarakat di tiga daerah itu, yaitu Dumai, Rohil dan Bengkalis. Karena ada 160 ribu jiwa yang bisa menikmati air bersih," kata Gubernur Riau Syamsuar, saat menyaksikan penandatanganan kontrak paket pekerjaan pembangunan dan konsultan supervisi Jaringan Distribusi Utama (JDU) SPAM Regional Dumai, Rohil dan Bengkalis (Durolis) Provinsi Riau antara Kementerian PUPR dengan PT Waskita Karya, Jumat (16/10/2020) Gedung Daerah Balai Serindit.

Penandatanganan kontrak tersebut juga disaksikan Direktur Air Minum Kementerian PUPR, Yudha Mediawan secara virtual. Hadiri juga Walikota Dumai Zulkifli AS, Pjs Bupati Rohil Rudyanto, Pj Bupati Bengkalis Syahrial Abdi, Kepala Balai PUPR Wilayah Riau Ichwanul Ikhsan.

Baca Juga: Deklarasi KAMI Riau Dipastikan Batal Hari Ini

Syamsuar mengatakan, dengan telah dilakukan penandatanganan kontrak tersebut, selanjutnya pembangunan jaringan utama bisa langsung dikerjakan.

Sedangkan jaringan sambungan ke rumah warga, kata Gubri, itu akan dibangun oleh tiga kabupaten/kota tersebut.

"Jadi pembangunan SPAM Durolis ini sharing budget. Pekerjaannya paralel, ada tugas pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Kalau jaringan ke rumah itu masing-masing kabupaten/kota," jelasnya.

Baca Juga: Menko Luhut B Panjaitan Ungkap akan Pensiun 2024

Ia menyampaikan, pembangunan jaringan utama dan jaringan ke rumah ditargetkan selesai tahun 2021. Dengan begitu, tahun 2022 air SPAM Durolis sudah bisa dinikmati oleh masyarakat tiga daerah itu.

Sementara itu, Kepala Balai PUPR Wilayah Riau Ichwanul Ikhsan mengatakan, pembangunan JDU SPAM Durolis itu diperkirakan menelan biaya sebesar Rp251 miliar.

Halaman:

Editor: Harun


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X