LAMR Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Poster Penolakan Deklarasi KAMI Riau

- 16 Oktober 2020, 07:02 WIB
Balai Adat Melayu Riau /

FIXRIAUPESISIR.COM - Jelang deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Provinsi Riau hari ini, Jumat (16/10/2020) diduga ada pihak-pihak yang ingin memancing gaduh dengan menebar poster penolakan dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR). Padahal LAMR tidak pernah menerbitkan sekaligus menebar poster penolakan KAMI di daerah ini.

LAMR tetap berpandangan bahwa kehadiran KAMI adalah wujud dari hak berserikat dan berkumpul, sehingga kehadirannya tak bisa dilarang sejauh tidak membuat gaduh dan melanggar ketentuan yang ada.

Menurut Ketua Umum Majlis Kerapatan Adat (Ketum MKA) LAMR, Datuk Seri H. Al azhar, deklarasi KAMI yang direncanakan Jumat, tetap dianggap LAMR sebagai kegiatan tamu. Sedangkan Melayu sendiri memang amat menghormati tamu.

Baca Juga: Besok KAMI Riau Tetap Deklarasi Meski Ada Penolakan, Hadirkan Gatot Nurmantyo

Kegiatan tersebut tentu sangat politis. Sedangkan sekarang masih banyak permasalahan perlu dijadikan prioritas di Riau saat ini.

Baca Juga: Jelang Deklarasi KAMI, LAM Riau Ingatkan Jangan Buat Gaduh

Penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi masyarakat, lebih diprioritaskan dibandingkan urusan politik seperti deklarasi KAMI Riau. Membahas politik, jelas Al azhar, di masa sekarang ini justru bentuk ketidakpekaan akan kondisi masyarakat.

"Isu-isu politik ini sebetulnya tidak laku di masyarakat. Masalah politik ini masalah elit, tidak sesuai dengan mayoritas masyarakat kita sedang menghadapi persoalan-persoalan ril akibat terdampak Covid-19," jelas Al azhar.

Baca Juga: Aktivis Minta Kapolda Riau 'Diusir', Al Azhar: LAMR Tidak akan Mengagendakan Pembahasannya

Gerakan KAMI Riau, kata Al azhar, LAMR menerima dengan terbuka setiap tamu yang datang ke Riau.Namun, ia meminta tetap menjaga tatanan adat serta budaya Melayu.

Halaman:

Editor: Harun


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X