Sudahkah Kita Akhir Zaman? Dajjal Akan Muncul, Amalkanlah 10 Ayat Pertama Surat Al Kahfi dan Doa Ini

- 17 Oktober 2020, 20:06 WIB
ilustrasi Dajjal yang bermata satu dan simbol kafir /

FIXRIAUPESISIR.COM - Dalam kamus Melayu, penyebutan Dajjal disematkan pada anak yang degil alias pelawan orang tua, dan pembuat onar. Pokoknya selalu menyusahkan orang tua. Sama halnya kisah Dajjal asli, kerap membuat pusing orang tuanya. Saat bayi ia tertidur sekitar empat tahun lamanya dan tidak bisa berjalan.

Sampai satu ketika ia mendadak terjaga dan berdiri tegak, langsung mendatangi berhala sesembahan kedua orang tuanya dan kembali tidur lagi di pangkuan berhala itu.Di saat itulah orang tuanya bersorak,"Dajjal anak Tuhan". Tentu saja warga masyarakat spontan menertawakan dan mencemoohnya.

Namun ada juga warga yang ngalap berkah darinya. Yang tidak sepakat, orang tua Dajjal di laporkan ke hakim dan diputuskan keduanya harus berpisah dengan anaknya. Dajjal ditahan di pengadilan, sedangkan orang tuanya di bui.

Baca Juga: Wow! Jayabaya Pernah Meramalkan Akan Ada Produk UU yang Bikin Gaduh. RUU Cipta Kerja kah Itu?

Saat terjadi azab pada penduduk Sodom dan Gomorah, Dajjal diselamatkan Malaikat Jibril ke sebuah pulau kosong di laut Yaman. Jarak laut Yaman masa itu membutuhkan perjalanan yang sangat lama dan jika ingin ke pulau tersebut harus melewati terjangan ombak dahsyat.

Selama di pulau itu, Jibril menugaskan seekor binatang yang badannya dipenuhi bulu lebat merawat dan membantu si manusia cacat itu.Singkat cerita, ketika semakin besar, ia memutuskan keluar dari pulau itu dan mengembara ke mana saja. Ia pun pernah hidup pada masa Ibrahim, Musa, dan Nabi Isa.

Di masa Musa, Dajjal awalnya menjadi pengikut Sang Nabi. Di balik pertemuan itu ia memiliki niat jahat. Ia pun menggunakan nama Musa. Untuk membedakan, maka ia memakai nama Musa Samiri alias Musa dari Samirah, tempat lahirnya sewaktu masih di Palestina.

Baca Juga: Pemko Pekanbaru Buat Perwako, Pasien OTG Covid-19 Bisa Dijemput Paksa

Tersebab perbuatannya mengajak Bani Israil membuat patung anak lembu, maka Musa AS pun mengusir Samiri. (Lihat QS Thaha [20]: 97). Ke mana perginya Samiri (dajjal) ini setelah diusir Musa? Tidak ada keterangan lanjut. Namun, Muhammad Isa Daud dalam bukunya Dajjal Akan MUncul dari Segitiga Bermuda (1997) menyebutkan, sejak diusir itu, Samiri mengembara lagi ke berbagai tempat.

Halaman:

Editor: Jhon pascal


Komentar

Terkini

X